Wednesday, August 12, 2015

5 Ibu Paling Sadis Di Dunia


Ibu merupakan sosok yang sangat penting dalam perkembangan seorang anak. Sudah menjadi hal yang wajar jika ibu memang wajib untuk menyayangi anaknya. Bahkan kelak nanti akan menjadi seorang ibu, kamu akan betul-betul merasakan kasih sayang untuk seorang anak yang kamu lahirkan. Kamu bahkan tidak segan-segan untuk melakukan apapun demi anakmu sendiri.

Itulah kasih sayang seorang ibu yang mungkin tidak tertandingi dengan apapun didunia ini. Namun, tetap saja ada beberapa perempuan mengubah sosok peran ibu menjadi menyeramkan. Berikut kisah 5 ibu paling sadis didunia.





1. Mengaku Dirasuki Setan



20 Juni 2001, dunia di kejutkan dengan aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Andrea Yates. Tak main-main, Yates membunuh keempat anaknya. Yakni bernama Noah (7), Paul (3), Luke (2) dan Mary (6 bulan). Yates membunuh keempat anaknya yang masih kecil itu dengan cara ditenggelamkan dikamar mandi.


Saat persidangan berlangsung, Yates mengaku mendengarkan bisikan setan. Dimana setan tersebut hendak mengajak keempat anaknya agar selamat dari neraka. Karena aksinya tersebut, Yates sempat dipenjara, namun kini ia dirawat dirumah sakit jiwa karena gangguan mental.




2. Bunuh Bayi dan Mengulanginya




Wanita bernama Kenisha Berry sempat mendadak dibicarakan oleh banyak orang karna aksi gilanya. Berry yang saat itu berusia 25 tahun melakukan tindakan tersadis belakangan ini. Semua dimulai saat ditemukannya mayat bayi yang baru lahir tewas karena kedinginan dan digigit ratusan semut api.


Terungkap bahwa tersangkanya yaitu Berry. Namun ketika dalam penyelidikkan ditemukan fakta yang mencengangkan bahwa Berry pernah melakukan aksi yang sama saat 5 tahun yang lalu. Saat itu tanggal 29 November 1998, Berry melakban tubuh dan mulut anaknya yang masih berusia 4 hari. Bayi itu lalu di taruh di kantong plastik berwarna hitam dan mayatnya ditinggal di temat sampah. Berry didakwa hukuman mati yang kemudian menjadi hukuman seumur hidup.




3. Punya Pacar Pedofil



Lisnne Smith mungkin menjadi bukti bahwa seorang manusia bisa bertindak gila dan tak masuk akal karena ketakutan. Bahkan ketakutan tersebut bisa saja memicu tindakan gila seperti pembunuhan. Bayangkan saja, ibu asal Inggris ini membunuh kedua anaknya yakni Rebecca (5) dan Daniel (11 bulan) dengan cara mencekik. Kejadian tersebut terjadi pada 17 Mei 2010 di hotel Miramar yang terletak di Spanyol.


Lianne mengaku bahwa kejadian tersebut dipicu karena pacarnya, Martin Smith ditangkap usai melakukan aksi seksual kepada anak. Lianne sendiri rupanya tahu bahwa sang kekasih itu pedofil dan malah tetap membiarkannya. Beralasan takut anak-anaknya dibawa ke panti sosial, Lianne malah langsung membunuh Rebecca dan Daniel.





4. Karena Balas Dendam



26 Oktober 1997, Susan Dianne Eubanks melakukan sebuah aksi yang mungkin tidak dapat dibayangkan. Bayangkan saja, malam itu Susan membunuh keempat anaknya. Susan telah membunuh Brandon (14), Austin (7), Brigham (6) dan juga Matthew (4) dirumah sendiri, California. Lima hari setelah melakukan aksinya, Susan langsung divonis hukuman mati. Dalam persidangan, Susan mengakui melakukan aksi itu karena kebenciannya yang mendalam terhadap sang suami. Mengaku cinta kepada keempat anak kandungnya, Susan justru berpikir jika anak-anaknya itu lebih baik mati saja.





5. Membunuh Demi Kekasih



Pada tahun 1984, Diane Downs harus mengucapkan selamat tinggal pada kehidupan bebasnya sampai hayatnya berakhir. Hal ini dikarenakan Diane mendapat vonis hukuman penjara seumur hidup setelah pada musim panas dirinya menembak ketiga anaknya yaitu Christie (8), Stephen (3) dan Cheryl (7). Atas ulahnya tersebut Cheryl langsung meninggal sementara Stephen lumpuh dan Christie mengidap stroke.


Diane sendiri mengaburkan aksinya dengan tindak penjarahan mobil bahkan ia menembak tangannya sendiri. Namun akhirnya terungkap bahwa Diane sudah memberikan keterangan palsu. Ternyata hal tersebut dilakukan Diane lantaran sang kekasih enggan mencintai ketiga anaknya.






0 comments:

Post a Comment