Thursday, August 13, 2015

5 Pulau Di Indonesia Yang Terancam Tenggelam


5 Pulau Di Indonesia Yang Terancam Tenggelam




Perubahan iklim menjadi tantangan terbesar peradaban manusia yang sudah maju. Tanpa kita sadari, aktifitas manusia menimbulkan banyak dampak buruk terhadap alam. Sebut saja efek rumah kaca, kebolongan ozon, naiknya permukaan air laut, mencairnya es dikutub, semua adalah akibat yang ditimbulkan dari ulah manusia yang semena-mena terhadap alam.




Indonesi sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa sangat berpengaruh dengan perubahan iklim tersebut. Naiknya permukaan air laut membuat pulau-pulau di Indonesia dalam keadaan terancam. Belum lagi eksploitasi serampangan masyarakat dipulau-pulau tersebut. Hal tersebut membuat beberapa pulau di Indonesia terancam tenggelam. Berikut beberapa pulau yang terancam tenggelam di Indonesia.




1. Pulau Bali




Proyeksi curah hujan jangka panjang yang meningkat mengakibatkan curah hujan meningkat sebesar 20 milimeter setiap lima tahun. Anomali cuaca dan iklim ini menimbulkan dampak dramatis pada pulau-pulau di Indonesia. Salah satunya adalah Pulau Bali. Luas Pulau Bali kini 5.632 kilometer persegi.


Pada 2050 diprediksi Bali akan terendam seluas 489 kilometer persegi. Sedangkan pada 2070, daerah yang tenggelam semakin meluas mencapai 557 kilometer persegi. Kerendalam wilayah ini akan mengakibatkan terpisahnya Pulau Bali menjadi dua bagian. Tanah genting yang selama ini menghubungkan sebagian besar Pulau Bali dengan Nusa Dua, akan tenggelam. Nusa Dua akan menjadi pulau tersendiri yang terpisah dari Pulau Bali.





2. Pulau Tambora




Dengan luas 200 hektar, pulau ini terancam tenggelam akibat aktifitas penambangan bauksit. Garis terluar pulau masih terlihat, namun dibawah air. Jika tidak tenggelam, luas asli pulau jauh lebih besar.





3. Pulau Sentut




Merupakan pulau terluar di Indonesia yang terletak diperairan laut Cina Selatan dan perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Terletak di sebelah timur Pulau Bintan, pulau ini luasnya tidak menyampai 2 hektar. Saat ini luas dan ketinggian pulau berkurang akibat abriasi dan penambangan bauksit yang akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh PT Gunung Sion. Meski tidak ada penghuni, pulau ini sering dijadikan wilayah transit bagi TKI ilegal ke Malaysia.





4. Pulau Kelor




Diprediksi National Geography Indonesia pulau ini akan tenggelam 45 tahun lagi. Hal ini didasarkan pada data UPT Taman Arkeologi Onrust yang mengungkap tahun 1980-an Pulau Kelor memiliki luas 1,5 hektar namun kini luasnya tidak menyampai 1 hektar. Hal ini diakibatkan oleh abrasi yang mengikis pulau tersebut serta naiknya permukaan air laut akibat pemanasan global.





5. Pulau Padang




Terletak di Provinsi Riau, pulau ini terancam tenggelam akibat pembukaan hutan lahan gambut secara terus menerus yang dijadikan perkebunan akasia oleh perusahaan industri kehutanan. Rawa gambut bagian bawahnya memiliki pori-pori seperti spons. Pembabatan hutan diatasnya dan pembuatan kapal perusahaan akan menguras air dan karbon yang terkandung didalam gambut sehingga gambut akan menyusut.





Sebenarnya masih banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang terancam tenggelam. Sebagai negara kepulauan, sudah tentu Indonesia menghadapi ancaman nyata terhadap naiknya permukaan air laut akibat pemanasan global. Diprediksi, sekitar 1.500 pulau-pulau di Indonesia akan tenggelam pada tahun 2050 akibat naiknya permukaan air laut.




Badan koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), pada tahun 1992 menerbitkan Gazetteer nama-nama pulau dan kepulauan Indonesia yang mencatat sebanyak 6.489 pulau bernama, termasuk 374 nama pulau disungai. Dari sekian banyaknya pulau-pulau di Indonesia, yang berpenghuni hanya sekitar 6.000 pulau.


Jika kita tidak segera melakukan sesuatu perubahan, tidak hanya pulau-pulau tersebut, wilayah Indonesia pun terancam akibat makin berkurangnya pulau-pulau terluar.

0 comments:

Post a Comment